Radar Sampit 14 Juni 2012 :
KEPERGOK ISTRI SAAT MENCABULI ADIK IPAR
Pengusutan tidak jelas, mengadu ke LSM
SAMPIT – Apabila benar,
perbuatan pria berinisial JN alian M (25) ini sungguh bejat. M dilaporkan tega
berbuat asusila alias mencabuli adik iparnya sendiri yang baru berusia enam
tahun, sebut saja Melati – nama samaran.
Menurut pengakuan keluarga
korban, kasus ini sudah dilaporkan secara resmi ke Polres Kotim pada 30 Mei
2012 lalu, namun hingga kemarin belum diketahui tindak lanjutnya. Bahkan hingga
Rabu (13/6) kemarin, pelaku maupun korban belum diperiksa polisi.
...
Membaca petikan berita di atas,
kita diingatkan kembali pada kasus-kasus asusila lainnya yang marak terjadi di
Kotawaringin Timur tercinta ini. Terbersit di dalam benak, apakah sudah separah
itu kerusakan moral masyarakat di wilayah ini???
Namun kali ini yang ingin saya
komentari bukan perkara asusilanya, tetapi lebih kepada penanganan kasusnya
yang terkesan lamban dan tebang pilih. Ketika yang mengalami tindak asusila
berasal dari kalangan mampu (berada), polisi akan dengan sigap menangani
kasusnya seperti yang dialami oleh siswi-siswi MTsN Sampit. Namun ketika yang
menjadi korban berasal dari kalangan tidak mampu (miskin) maka kasusnya akan
ditangani dengan pelan sekali, bahkan terkesan tidak berjalan. Seperti yang
dialami salah satu siswa SMA di Kota Sampit yang pelakunya ditenggarai adalah
anak salah seorang pengusaha kaya di kota ini.
Demikian halnya dengan kasus
ini, sekian lama dilaporkan secara resmi ke polisi, tidak juga mendapat
tanggapan. Sehingga keluarga korban memutuskan untuk meminta bantuan LSM untuk
meminta aparat kepolisian memproses kasus dugaan asusila yang dilakukan oleh
orang yang nota bene merupakan orang dekat korban.
Jadi kesimpulan saya dari pemikiran
singkat ini, tidak hanya pelaku asusila yang perlu dibina, tetapi aparat yang
menangani kasus-kasus ini pun perlu dibina agar menjadi petugas yang baik, dan
bertanggungjawab dalam menjalankan tugasnya tanpa memandang status sosial
pelaku ataupun korban kriminalitas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar